Minggu, 12 April 2015

Pendidikan Karakter

Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter (character education) dalam konteks sekarang ini sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah krisis moral yang timbul sekarang-sekarang ini. Antara lain seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obatan , meningkatnya pornografi, serta kekerasan, hal tersebut hanya segelintir contoh krisis moral yang terjadi dan yang terlihat. Hal itu mengindikasikan bahwa pentingnya pendidikan karakter.

Menurut Lickona, karakter berkaitan dengan konsep moral (moral knowing), sikap moral (moral feeling), dan perilaku moral (moral behaviour). Berdasarka ketiga komponen ini dapat dikatakan bahwa karakter yang baik didukung oleh pengetahuan tentang kebaikan, keinginan untuk berbuat baik, dan melakukan perbuatan kebaikan.

Sedangkan pendidikan karakter menurut kamus Psikologi, karakter adalah kepribadian ditinjau dari titik tolak etis atau moral, misalnya kejujuran seseorang dan biasanya berkaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap (Dali Gulo, 1982: p.29).

Dengan pengertian diatas, dapat dipahami bahwa karakter identik dengan akhlak, sehingga karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang universal yang meliputi seluruh aktivitas manusia. Baik dalam rangka berhubungan dengan Tuhan, dengan dirinya, maupun dengan lingkungannya, yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.

Tujuan Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter pada intinya, bertujuan untuk membentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis, berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang semuanya dijiwai oleh iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan pancasila. Pendidikan karakter berfungsi untuk :

1. Mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, berpikir baik, dan berperilaku baik.
2. Memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur.
3. Meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia.
Pendidikan karakter dapat dilakukan melalui berbagai media yang mencakup keluarga, masyarakat politik, pemerintah, dunia usaha, dan media masa.


Nilai-nilai dalam Pendidikan Karakter
Ada 18 butir nilai-nilai pendidikan karakter, yaitu :
~ Religius
~ Jujur
~ Toleransi
~ Disiplin
~ Kerja keras
~ Kreatif
~ Mandiri
~ Demokratis
~ Rasa ingin tahu
~ Semangat kebangsaan
~ Cinta tanah air
~ Menghargai prestasi
~ Bersahabat/ Komunikatif
~ Cinta damai
~ Gemar membaca
~ Peduli lingkungan
~ Peduli sosial
~ Tanggung jawab

Pendidikan karakter bukan hanya untuk kepentingan individu, namun merupakan kepentingan seluruh masyarakat. Jika pendidikan karakter ini telah mengakar dalam diri setiap diri manusia, maka tidak akan terjadi krisis moral seperti yang telah disebut diatas.
Dalam mengajarkan pendidikan karakter ini juga ada beberapa metode yang harus dilakukan. Agar dapat tercapai apa yang diinginkan dan untuk membantu pembentukan karakter secara optimal.
Metode yang harus dilakukan diantara metode pembelajaran yang sesuai adalah metode keteladanan, metode pembiasaan, dan metode pujian dan hukuman.

Sumber :
Haryanto, S.Pd. dalam Belajarpsikologi.com
Diakses pada tanggal 12 April 2015, 15.30 Wib.

Perkenalan Diri

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bonjour!

Selamat datang di blog sederhana ini yang InsyaAllah bermanfaat..

Ngomong-ngomong tentang blog ya, dulu sebenarnya sekitaran tahun 2008 pernah punya blog, tapi berhubung waktu itu masih SMP ya jadi nggak paham sama blog itu buat apa haha, terus akhirnya nggak pernah disentuh nggak pernah dibuka akhirnya sirna dan lupa lah sama blog itu (kenapa dulu buat) (disuruh bu Guru mapel TIK soalnya) -_-
Dan sekarang jreng jreng, punya blog lagi, sengaja nggak sengaja ya, buat kebutuhan juga sih, wajib punya blog. Jadi ya ini deh blog Saya. 
Hampir lupa ini mau perkenalan diri kok malah jadi curhat :D tak kenal maka ta’aruf ya hehe

Perkenalkan, Saya Hanif Uswatun Khasanah, biasa dipanggil Hanif, kata orang-orang sih nama panggilan Saya ini kayak laki ya, sedih tiap ada yang bilang gitu. Tapi tenang, Saya perempuan asli kok, sudah diakui oleh MUI *loh* haha, iya iya asli perempuan ini . Anak ke-3 dari 5 bersaudara, punya kakak perempuan sama laki, punya adek perempuan sama laki juga, ya Alhamdulillah lengkap sekali rasanya, bisa jail sana-sini heheh

Sosok yang sangat menyukai warna merah, ya sebenarnya semua warna bagus ya, tapi hati lebih condong ke warna merah. Fans berat salah satu klub sepak bola juga, Real Madrid, hey I’m madridista Indonesia :D ya apapun klubnya yang penting ada Cristiano Ronaldonya saya suka saya suka lah hehe
Berasal dari salah satu kota terindah di Indonesia yaitu Yogyakarta, dan juga sedang menempuh pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. soalnya mau sekolah di luar kota selalu tidak diizinkan, sepertinya memang harus stay di Yogyakarta selamanya, no problem lah dari jaman bayi sampai sekarang juga di Yogyakarta, jadi sudah terasa mendarah daging dengan Kota ini<3<3

By the way – anyway - busway, Dalam blog ini Saya akan membahas tentang apapun, ya seperti yang kalian ketahui lah ini mau membahas tentang Everything. Bahas apapun, bisa tentang cinta *ciyye*, tentang hidup, tentang kecantikan, tentang curhatan, tentang ilmu pengetahuan, tentang kesehatan, tentang politik, tentang gadget, tentang makanan, tentang minuman, tentang mandi, tentang tempat jajanan, tentang ini itu sana sini, apapun lah semuanya nya nya nya biar mantap gitu :D

Oke sekian perkenalannya, kurang lebihnya mohon ditambahi atau dikurangi sendiri hehe
selamat menikmati ~

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.